Jumat, 26 Mei 2017

forex  Forex

Dollar Mulai Merangkak Naik Vs. Yen Jelang FOMC

Selasa, 17 Desember 2013 16:33 WIB
Dibaca 692

Monexnews -

Dollar berada di bawah 1% dari level tertinggi dalam lima tahun terhadap yen seiring Federal Reserve akan memulai pertemuan selama dua hari pada hari ini dan sebelum data yang di perkirakan akan menunjukkan kenaikan inflasi di bulan November.

Volatilitas dalam kelompok tujuh mata uang menurun dari level tertinggi dalam dua bulan seiring para trader mempertimbangkan apakan indikator ekonomi cukup kuat untuk pemangkasan lebih dini stimulus oleh the Fed. Perkiraan median untuk greenbank pada bulan Maret naik menjadi 103.50 kemarin, menurut data yang di kompilasi oleh Bloomberg. Dollar Australia turun ke level terendah sejak tahun 2008 terhadap dollar Selandia baru seiring bank sentral negara tersebut mengatakan dalam minutes pertemuan terakhir bahwa mereka akan pertahankan pilihan untuk memangkas suku bunga.

“Ini lebih mungkin bahwa the Fed akan memutuskan untuk pemangkasan pada pekan ini daripada yang pasar pikirkan,” kata Noriaki Murao, seorang direktur kelompok marketing untuk pasar keuangan di Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd.”Reaksi awal untuk sebuah pengurangan stimulus mungkin akan menjadikan investor memborong dollar. Dollar-yen mungkin naik di atas level tertinggi akhir-akhir ini setelah pengumuman tapering.”

Dollar hanya sedikit berubah di 102.98 yen pada pukul 16.30 wib setelah menyentuh level 103.92 yen pada tanggal 13 Desember, level terkuat sejak OKtober 2008. Dollar turun sekitar 0.2% menjadi $1.3781 per euro. Mata uang blok euro membeli 141.90 yen dari 141.75.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar