Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Klaim pengangguran AS turun menjadi 234K di pekan lalu vs 249K, estimasi pada 252K

forex Forex

Dollar Optimis Jelang Data Inflasi

Selasa, 19 Agustus 2014 16:35 WIB
Dibaca 835

Monexnews - Dollar mempertahankan penguatan terhadap sejumlah mata uang utama seiring sinyal pemulihan ekonomi menguatkan peluang Federal Reserve untuk menaikkan tingkat suku bunga. Sementara itu dollar Selandia Baru melanjutkan pelemahan utnuk hari ketiga setelah indeks harga produsen turun. Indeks spot dollar bangkit dari level rendah 2 pekan mejelang dirilisnya data inflasi konsumen oleh Departemen Tenaga Kerja hari ini. Laju inflasi konsumen AS selain harga makanan dan energi diperkirakan naik sebanyak 0.2% di bulan Juli menyusul kenaikan sebeasr 0.1% pada bulan sebelumnya. 

Di sisi lain, euro menderita penurunan terbesar dalam hampir selama 2 pekan menjelang lpaoran hari ini yang diperkirakan akan menunjukan perlambatan pada aktivitas sektor manufaktur di kawasan. Sementara dollar Australia naik ke level tertinggi terhadap kiwi tahun ini setelah RBA kembali menegaskan periode stabilitas tingka suku bunga masih sesuai.


“Laju inflasi di AS berada pada laju yang cukup sehat, cukup untuk mempertahankan isu waktu kenaikan pertama kalinya pada tingkat suku bunga tetap menjadi agenda,” ucap Michael Sneyd, strategis mata uang asing pada BNP Paribas SA diLondon. “Kejutan positif pada data AS akan cukup untuk mendongkrak naik yield obligasi AS. Hal ini akan memberikan topangan untuk dollar." Sneyd mengatakan ia memilih untuk membeli dollar terhadap yen, dan menjual euro terhadap dollar.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar