Kamis, 25 Mei 2017

forex  Forex

Dollar Perkasa, Data GDP Tumbangkan Aussie

Rabu, 3 Desember 2014 16:18 WIB
Dibaca 698

Monexnews - Dollar menguat ke level tinggi 7 tahun terhadap yen menjelang data pekan ini yang diperkirakan ekonom akan menguatkan peluang kenaikan suku bunga seiring Jepang dan Eropa melonggarkan kebijakan. Dollar selama ini ditopang oleh menguatnya pemulihan pasar tenaga kerja, dengan data tenaga kerja diperkirakan akan menunjukkan perusahaan-perusahaan di AS menambah setidaknya 200,000 pekerjaan selama 10 bulan berturut-turut di bulan November. Wakil Gubernur Federal Reserve Stanley Fischer kemarin mengatakan penurunan harga minyak merupakan anugerah bagi perekonomian AS. Penurunan harga minyak mungkin akan mendongrak tingkat konsumsi AS, ucap Fischer pada konferensi dewan CEO di Washington. Ia mengatakan petinggi the Fed saat ini berada lebih dekat untuk melepas janji mempertahankan tingkat suku bunga di level rendah untuk sementara waktu dibandingkan dengan bulan lalu. 

Greenback berada 0.1% dari level tinggi 2 tahun terhadap euro sebelum pertemuan European Central Bank. Dollar Australia anjlok ke level rerndah 4 tahun setelah data ekonomi menunjukkan pertumbuhan ekonomi lebih rendah dari perkiraan. Dollar Selandia Baru melemah menyusul penurunan harga susu pada lelang.
“Perbedaan pada kebijakan moneter belum berubah, dan perekonomian AS akan diuntungkan oleh penurunan harga energi,” ucap Masakazu Sato, penasehat mata uang pada Gaitame Online Co. di Tokyo. “Masih ada ruang untuk penguatan dollar.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar