Selasa, 30 Mei 2017

forex  Forex

Dollar Perkasa Di Tengah Spekulasi Pengurangan Stimulus Fed

Senin, 20 Januari 2014 9:23 WIB
Dibaca 685

Monexnews -

Dollar naik ke level tertinggi sejak bulan November terhadap euro di tengah spekulasi Federal Reserve akan melanjutkan pengurangan stimulus seiring membaiknya ekonomi AS.

Indeks dollar bertahan di dekat level tertinggi sejak bulan September setelah indeks dari Citigroup Inc. terhadap keterkejutan pada ekonomi mencapai level tertinggi dalam hampir dua tahun pada pekan lalu. Yen menguat terhadap semua dari mata uang seiring prospek melambatnya China telah memicu permintaan untuk mata uang Jepang sebagai safe haven. Bank of Japan akan memulai pertemuan selama dua hari besok. Dollar Australia turun ke level terendah dalam lebih dari tiga tahun dengan China akan melaporkan berbagai data yang termasuk produksi industri dan pertumbuhan ekonomi pada hari ini.

“Lebih banyak orang yang condong kepada fakta bahwa the Fed akan mengurangi stimulus dan itu mendukung penguatan dollar AS.” Kata Hans Kunnen, ekonom senior di St. George Bank Ltd. di Sydney.” AS berkomitmen untuk melakukan tapering, dan mereka akan melakukan itu. Pemulihan akan cukup kuat untuk memungkinkan itu terjadi.”

Dollar naik 0.2% menjadi $1.3515 per euro dan mencapai $1.3508, level terkuat sejak 25 November. Yen mneguat sebanyak 0.4% menjadi 140.63 per euro, dan menguat sebanyak 0.3% menjadi 104.04 terhadap greenback.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar