Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

forex  Forex

Dollar Pertahankan Penguatannya Vs. Euro Menjelang Data Kerja AS

Kamis, 31 Oktober 2013 16:44 WIB
Dibaca 366

Monexnews -

Dollar menguat untuk hari keempat terhadap euro sebelum laporan dari pemerintah Amerika Serikat yang diperkirakan akan menunjukkan turunnya klaim pengangguran pada minggu lalu, menambahkan tanda-tanda bahwa negara dengan ekonomi terbesar di dunia mulai membaik.

Yen menguat terhadap semua dari 16 mata uang utama seiring bursa saham Asia tergelincir setelah pernyataan Federal Reserve kemarin yang memicu spekulasi bahwa bank sentral AS akan mulai mengurangi stimulus dalam beberapa bulan mendatang. Yen juga menguat setelah Bank of Japan pertahankan kebijakan moneternya. Dollar Selandia Baru melemah setelah bank sentral di negara tersebut isyaratkan bahwa mata uangnya terlalu kuat yang mungkin akan memberikan mereka ruang untuk menunda kenaikan suku bunga.

“Kita tetap melihat bullish pada dollar,” kata Callum Henderson, kepala analis mata uang di Standard Chartered Plc di Singapura. “The Fed pada akhirnya akan memperketat kondisi moneter, apakah itu lewat pengurangan stimulus atau kenaikan suku bunga, lebih cepat dari pada bank sentral G-10 di luar Selandia Baru,” katanya, mengacu ke negara-negara G-10.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar