Senin, 23 Oktober 2017

forex  Forex

Dollar Pulih di Awal Sesi Asia

Rabu, 17 Desember 2014 9:00 WIB
Dibaca 1095

Monexnews - Dollar berhasil pulih di awal sesi Asia pada hari Rabu, menjauh dari level rendah semalam akibat anjloknya harga minyak, krisis keuangan Rusia, dan spekulasi bahwa Federal Reserve mungkin akan menggunakan nada yang lebih berhati-hati pada kebijakan moneter. Yen melemah dari level tinggi 4 pekan terhadap dollar sebelum Federal Reserve mengakhiri pertemuan dua harian nanti malam. Data yang dirilis pada hari Rabu pagi menunjukkan sektor ekspor Jepang bertumbuh 4.9% di bulan November, berada di bawah estimasi, membantu dollar untuk memulihan penurunan semalam. Jepang mencetak defisit perdagangan selama 29 bulan berturut-turut. 

Federal Reserve AS akan mengakhiri review kebijakan terakhir di tahun 2014 pada malam ini, dan diperkirakan akan merilis pernyataan yang menegaskan niatnya untuk mempertahankan tingkat suku bunga di dekal nol dan membuka peluang untuk kenaikan suku bunga tahun depan. Namun dengan harga minyak yang anjlok ke level rendah 5-1/2 tahun, bank sentral AS mungkin akan menahan diri untuk mensinyalkan nada hawkish, yang mana akan menekan nilai tukar dollar. Ruble anjlok menuju rekor rendah kemarin meski setelah Rusia menaikkan suku bunga ke level tertinggi sejak 1998. Sementara Kiwi Selandia Baru melemah setelah defisit neraca berjalan negara Pasifik Selatan tersebut melebar.
“Pergerakan dollar-yen telah volatile,” ucap Kazuo Shirai, trader pada MUFG Union Bank NA di Los Angeles. “Mata uang yang berkaitan dengan komoditas di pasar negara bekembang nampaknya berada dalam kondisi panik seiring harga minyak terus turun. Pergerakan dollar-yen selanjutnya tergantung pada hasil pertemuan the Fed.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar