Rabu, 18 Oktober 2017

forex  Forex

Dollar Rapuh Di Awal Bulan April

Kamis, 2 April 2015 15:30 WIB
Dibaca 1235

Monexnews - Dollar menghadapi rintangan di bulan April yang telah biasanya terjadi sejak tahun 2011, mengancam akan menahan laju awal tahun terbaik dalam lebih dari sedekade.

Indeks mata uang AS terhadap serangkaian mata uang utama turun untuk hari kedua, setelah menguat selama tiga kuartal yang didorong oleh spekulasi bahwa negara dengan tingkat ekonomi terbesar di dunia tersebut cukup kuat untuk Federal Reserve naikan suku bunga pada tahun ini untuk yang pertama kalinya sejak tahun 2006. Laporan ekonomi pada hari Rabu tentang tenaga kerja dan manufaktur hasilnya kurang menggembirakan untuk outlook investor sebelum Departemen Tenaga Kerja umumkan angka kerja bulanan pada hari Jumat.

"Jelas, menjelang data payroll, investor menjadi sedikit lebih gugup," ucap Mitul Kotecha, analis mata uang Asia Pasifik di Barclays Plc di Singapura. "Jika kita melihat data pekerjaan yang hasilnya lemah maka itu akan berdampak langsung negatif terhadap dollar, bergitu juga dengan sebaliknya jika hasilnya kuat maka kita akan melihat reli pada greenback."

Dollar AS saat ini melemah sekitar 0.2% menjadi $1.0800 terhadap euro dan terdepresiasi sebesar 0.2% menjadi 119.56 yen.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar