Sabtu, 22 Juli 2017

forex  Forex

Dollar Rapuh Jelang Data Krusial

Kamis, 15 Agustus 2013 11:02 WIB
Dibaca 615

Monexnews - Nilai tukar Dollar hari ini (15/08) melemah terhadap sebagian besar mata uang utama dunia. Pelemahan terjadi di tengah antisipasi pelaku pasar dalam menyikapi hasil rilis data ekonomi dalam beberapa jam ke depan.

Indeks Dollar ICE, yang merupakan parameter kinerja kurs USD terhadap enam mata uang utama, turun dari 81.710 (Rabu sore waktu Amerika) ke posisi 81.486. Dengan demikian, Dollar melanjutkan pelemahan yang telah terjadi pada sesi kemarin (14/08). Sementara WSJ Dollar Index, yang mengukur performa Dollar dalam skala lebih luas, merosot dari 73.93 ke posisi 73.71. Investor mengantisipasi kalau nantinya serangkaian data ekonomi Amerika gagal memenuhi estimasi analis atau mengindikasikan perlambatan sektoral. 

Terdapat beberapa data penting dari Amerika Serikat yang akan dirilis hari ini, di antaranya weekly jobless claims, consumer inflation dan industrial production periode bulan Juli. Sementara indikator regional yang bisa mencerminkan laju pemulihan ekonomi adalah laporan Federal Reserve Philadelphia dan Empire State. Rilis dari bank sentral wilayah berperan penting dalam kelanjutan kinerja kurs USD karena hasil laporan dapat dijadikan panduan terhadap kebijakan selanjutnya. Sementara apabila indiktor sektor manufaktur menunjukkan perlambatan, maka imbal hasil obligasi bisa ikut turun serta menyeret Dollar ke posisi lebih rendah terhadap mata uang-mata uang lainnya.

Pelemahan Dollar telah membuat kurs Euro menguat dari 1.3257 (Rabu 14/08) ke 1.3291 hari ini. Sementara GBP/USD naik dari 1.5509 ke 1.5518, USD/JPY terpantau di posisi 97.74 dan AUD/USD di level 0.9170.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar