Kamis, 30 Maret 2017

forex  Forex

Dollar Rebound Pada Sesi Asia

Rabu, 15 April 2015 12:00 WIB
Dibaca 992

Monexnews - Dollar kembali pulih pada sesi perdagangan Asia pasca pelemahan semalam akibat data penjualan ritel AS yang lemah, sementara dollar Australia melemah pada hari Rabu akibat data ekonomi China yang negatif. Laju pertumbuhan ekonomi tahunan China melambat menuju level rendah 6-tahun pada 7.0% di kuartal pertama, dengan indikator kunci lain anjlok ke level rendah dalam beberapa tahun. Penjualan ritel, output industri dan pertumbuhan investasi aset tetap semuanya berada di bawah ekspektasi analis, dengan investasi aset tetap, pemicu permintaan ekonomi di China, berada pada level terendah sejak tahun 2000, sementara output industri mencetak kenaikan terendah sejak krisis keuangan global di tahun 2008.

Masashi Murata, strategis mata uang senior pada Brown Brothers Harriman di Tokyo, mengatakan bahwa sejumlah rincian pada data tersebut mengecewakan, namun secara keseluruhan data China tidak mengubah ekspektasi investor. Pelaku pasar lainnya mengatakan bahwa pasar lega bahwa data GDP tidak lebih buruk dari ekspektasi, dan hal tersebu tmembantu mendorong yield obligasi AS naik dan menopang dollar. Dollar Australia anjlok dari level tinggi sesi, mendekati level rendah 6-tahun yang dicapai bulan ini seiring investor mencemaskan ekspor sumber daya alam jika tingkat permintaan China terus melambat. Rilis data penting AS selanjutnya adalah data CPI pada hari Jumat, di mana laju inflasi telah berada di bawah target bank sentral sebesar 2%, yang dianggap menghalangi rencana bank sentral untuk menaikkan suku bunga.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar