Minggu, 26 Maret 2017

forex  Forex

Dollar Sambut Baik Kemenangan Partai Republik di Senat

Rabu, 5 November 2014 18:41 WIB
Dibaca 1486

Monexnews - Dollar melambung ke level tinggi 7 tahun terhadap yen Jepang pada hari Rabu pasca kemenangan oleh partai Republik pada pemilu jangka menengah Amerika Serikat menguatkan harapan meredanya kebuntuan politik di Washington, menguatkan sentimen aset beresiko. Yen juga tertekan turun oleh komentar dari Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda, yang mengatakan bank sentral siap untuk melakukan lebih guna mencapai target inflasi sebesar 2% dan mendorong perekonomian. Kuroda menekankan bahwa BOJ memiliki determinasi untuk melakukan apapun untuk mencapai target inflasi dalam waktu 2 tahun dan mengakhiri deflasi yang hampir selama 2 dekade.

Di pihak lain, euro masih tertekan sehari menjelang pertemuan European Central Bank, dan menyentuh level terendah 2 tahun terhadap franc Swiss. Euro turun melemah menuju level 1.2033, mendekati batas dari bank sentral Swiss pada 1.20 franc yang diberlakukan September 2011 silam. Data inflasi Swiss menunjukkan meningkatnya ancaman deflasi, dan hal tersebut kemungkinan akan menambah tekanan pada SNB untuk mengintervensi pasar mata uang untuk melemahkan franc. Dengan referendum pada tanggal 30 November yang bertujuan mencegah Swiss National Bank melepas kepemilikan emasnya dan menambah kepemilikan emasnya setidaknya mencapai 20% dari total aset, spekulan nampaknya akan menguji batas yang diberlakukan oleh SNB untuk mencegah apresiasi franc Swiss. SNB menentang ide "Save our Swiss gold" karena hal tersebut akan membatasi kemampuannya untuk mengambil kebijakan moneter secara signinfikan, Sejauh ini, hasil polling menunjukkan ide tersebut kemungkinan tidak akan mendapatkan dukungan mayoritas.
"EURCHF secara cepat mendekati level di mana mungkin intervensi dari SNB kembali dibutuhkan," ucap Esther Reichelt, strategis mata uang pada Commerzbank. "Dalam jangka pendek menjelang referendum peraturan mengenai cadangan emas SNB, hal tersebut kemungkinan akan menjadi perkembangan yang paling tidak diinginkan oleh SNB."
ECB akan bertemu pada hari kamis dan diperkirakan menahan diri untuk tidak mengambil langkah kebijakan baru. Namun dengan Bank of Japan mengejutkan pasar dengan kembali melonggarkan kebijakan pekan lalu dan mendorong yen untuk melemah tajam, ECB terbebani untuk kembali melonggarkan kebijakan untuk melemahkan euro, mendorong tingkat pertumbuhan dan inflasi.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar