Senin, 27 Maret 2017

forex  Forex

Dollar Terkoreksi Jelang Data Kerja Nanti Malam

Kamis, 2 Oktober 2014 15:46 WIB
Dibaca 618

Monexnews - Indeks dollar turun ke level terendah dalam dua pekan atas spekulasi bahwa mata uang menguat terlalu cepat pada bulan lalu dan sebelum di rilisnya laporan dari AS pada hari ini yang diperkirakan akan menyoroti dari tidak meratanya pemulihan di AS.

Dollar Selandia Baru dan Australia melonjak seiring para pembuat kebijakan di China melonggarkan pembatasan di sektor properti, China adalah mitra dagang terbesar negara di Pasific Selatan. Euro di perdagangkan di dekat level terendah dua tahun menjelang pertemuan kebijakan European Central Bank pada malam nanti. Greenback menuju penurunan untuk hari kedua setelah kemarin naik di atas level 110 yen untuk pertama kalinya sejak tahun 2008.

"Dollar berkonsolidasi setelah mencapai level 110 yen, dan mata uang lainnya yang sudah sedikit oversold terhadap dollar kembali di beli," kata Marito Ueda, analis mata uang senior di FX Prime Corp., di Tokyo. "Investor menyesuaikan posisi mereka menjelang pertemuan ECB karena penguatan dollar akhir-akhir ini terlihat terlalu cepat."

Mata uang AS hanya sedikit berubah di $1.2640, setelah menyentuh level $1.2571 pada tanggal 30 September, itu adalah level terkuat dollar sejak September 2012. Greenback berada di kisaran 108.50, kemarin sempat mencapai level 110.09, yang merupakan level tertinggi sejak 25 Agustus 2008. Kiwi melonjak sebesar 1.1% menjadi $0.7880.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar