Minggu, 4 Desember 2016

forex Forex

Dollar Terkoreksi Vs. Yen Seiring Melemahnya Yield Treasury AS

Rabu, 1 Oktober 2014 21:54 WIB
Dibaca 606

Monexnews - Dollar melemah dari level tertinggi dalam enam tahun terhadap yen untuk di perdagangkan hanya sedikit berubah pada hari Rabu, dibebani oleh penurunan yield Treasury AS ditengah pelemahan bursa saham global.

Investor juga membukukan laba pada posisi long "beli" dollar AS menjelang peristiwa penting pekan ini seperti pertemuan kebijakan European Central Bank pada hari Kamis dan laporan non-farm payroll AS pada hari Jumat.

Namun, dollar di perkirakan akan masih mempertahankan penguatannya untuk sisa waktu tahun ini seiring investor bertaruh bahwa data ekonomi AS yang kuat akan memimpin Federal Reserve untuk memperketat kebijakan moneternya.

Sebuah laporan kerja sektor swasta menunjukkan bahwa ekonomi AS menambahkan lebih dari 200,000 pekerja pada bulan lalu, yang mana itu memperkuat taruhan bullish pada dollar.

"Dollar sedang mengalami sedikit koreksi, karena turunnya yield, namun dengan pasar forex yang setidaknya konsisten dengan proyeksi Fed, kami perkirakan dollar masih akan tetap bullish, kata Vassili Serebriakov, analis mata uang di BNP Paribas di New York.

"Jelas, ada beberapa aksi profit taking pada posisi beli dollar. Selain itu, saya tidak berpikir bahwa siapapun telah merubah pikiran mereka pada tren bullish dalam dollar.

Dalam perdagangan di awal sesi New York, dollar turun sebesar 0.1% menjadi 109.50, sebelumya sempat menguat dengan melewati level 110 yen selama sesi perdagangan Asia.

Pasar hampir tidak bereaksi terhadap komentar dari juru bicara pemerintahan Jepang yang mengatakan bahwa pelemahan yen perlu di monitor, namun para trader tetap waspada dalam kemungkinan peringatan yang di berikan oleh pemerintah lebih lantang.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar