Kamis, 19 Oktober 2017

forex  Forex

Dollar Tetap Perkasa Paska Data Ekonomi

Jumat, 12 Juli 2013 21:13 WIB
Dibaca 907

Monexnews -

Mata uang Dollar berupaya meraih momentum penguatan di akhir pekan dan diperdagangkan menguat terhadap berbagai mata uang utama, khususnya Aussie Dollar yang paling terkena dampak oleh penguatan Dollar.

Terpantau sejauh ini pairing AUDUSD melorot -1.5% ke level terendahnya dalam 2,5 tahun terakhir di level 0.9000. Dinamika market yang menunjukkan penguatan Dollar dan pelemahan Aussie ini berpotensi untuk terus berlanjut hingga minggu depan. Sementara USDJPY masih mencoba bangkit ke level 100.00, dan EURUSD menguji support kunci 1.3000.

Koreksi Dollar yang tajam sebelumnya dipicu oleh komentar Bernanke, namun setelah para investor mencerna bahwa pengunduran waktu reduksi stimulus masih belum cukup untuk memicu reversal Dollar, seiring dengan optimisme pemulihan ekonomi AS.

Data ekonomi  yang baru dirilis antara lain laporan consumer confidence yang merosot di bulan Juli ke 83.9 dari sebelumnya 84.1. Meski menurun, namun indeks sentimen konsumen AS secara keseluruhan masih bertengger dekat level tinggi 6-tahun. Sementara indeks inflasi PPI melonjak 0.8% di bulan Juni, sehingga mendorong PPI YoY naik ke 2.5% dari sebelumnya 1.7%. Kenaikan ini sebagian besar disebabkan lonjakan harga minyak.

Pekan depan akan menjadi krusial untuk prospek Dollar, dengan laporan retail sales AS yang ditunggu dan testimony tahunan Bernanke mengenai perekonomian AS di depan Kongres AS yang seharusnya dapat memberikan kejelasan mengenai arah kebijakan moneter The Fed setelah timbul kebingungan antara pidato Bernanke kemarin dengan hasil FOMC meeting pekan lalu.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar