Senin, 23 Januari 2017

forex  Forex

Downgrade Perancis Kian Bebani Euro

Jumat, 8 November 2013 16:34 WIB
Dibaca 475

Monexnews -

Euro berada pada jalur penurunan dua pekan terbesar dalam lebih dari setahun seiring Perancis diturunkan peringkat kreditnya oleh Standard & Poor yang mana itu menambahkan tekanan pada mata uang tunggal setelah pemotongan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa kemarin.

Indeks dollar hanya sedikit berubah sebelum laporan kerja AS pada hari ini dan setelah naik ke level tertinggi dalam tujuh pekan kemarin seiring data menunjukkan ekonomi tumbuh lebih dari yang ekonom perkirakan, memicu taruhan untuk percepatan tapering stimulus Federal Reserve. Dollar Australia dan Selandia Baru menguat setelah kenaikan impor China lampaui estimasi analis, China merupakan mitra dagang terbesar Australia.

“Untuk Perancis, masalah utama adalah kurangnya pertumbuhan ekonomi dan kurangnya reformasi,” kata David Forrester, senior wakil presiden di Macquarie Bank Ltd di Sydney.” Euro masih beresiko untuk turun.”

Euro pada sore ini hanya sedikit berubah di kisaran $1.3415 setelah turun ke $1.3296 kemarin, level terlemah sejak 16 September. Mata uang tunggal telah turun sebanyak 2.9% selama dua pekan terakhir, penurunan terbesar sejak Juli 2012.  

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar