Selasa, 17 Januari 2017

forex Forex

Drama Politik Italia Jerumuskan Euro

Senin, 30 September 2013 10:20 WIB
Dibaca 569

Monexnews - Euro melemah pada sesi Asia hari Senin dengan Italia dilanda krisis politik yang baru, sementara investor juga melakukan aksi jual terhadap greenback seiring batas waktu tengah malam untuk menghindari shutdown di Washington semakin dekat. Kedua faktor ini memicu permintaan mata uang safe haven yaitu franc Swiss dan yen.

Fokus investor tertuju pada euro setelah Silvio Berlusconi menarik menterinya dari pemerintah pada hari Sabtu dan mengusulkan pemilu yang baru, hanya 7 bulan dari pemilu terakhir. Langkah tersebut mendesak Perdana Menteri Italia Enrico Letta untuk menggelar mosi kepercayaan pada hari Rabu nanti. Letta telah memimpin mayoritas pada majelis rendah, dan jika ia dapat mendapatkan dukungan dari sejumlah senator yang menentang Berlusconi atau partai oposisi, ia dapat membentuk pemerintahan baru.

Sementara itu di AS, kedua belah pihak politik yang berbeda pendapat masih buntu dalam debat mengenai program kesehatan yang dihubungkan dengan kebijakan pendanaan pemerintah yang baru. Kebuntuan tersebut adalah pertanda adanya kembali perseteruan politik yang besar: meningkatkan kewenangan pemerintah federal untuk meminjam. Kegagalan untuk melakukan hal tersebut hingga pertengahan Oktober dapat mengakibatkan default hutang yang dapat merontokkan perekonomian AS dan mengejutkan pasar global.

"Ketakutan mungkin merupakan kata yang tepat. Pemerintah AS sedang menuju shutdown, pemerintah Italia akan menggelar mosi kepercayaan yang nantinya mungkin akan berujung pada pemilu," ucap Kit Juckes, strategis pada Societe Generale.

 

 

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar