Minggu, 26 Maret 2017

forex  Forex

Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Inggris Mundur, Dollar Kokoh

Kamis, 13 November 2014 7:22 WIB
Dibaca 857

Monexnews - Dollar menguat ke level tertinggi dalam lebih dari setahun terhadap pound setelah bank sentral Inggris memangkas proyeksi pertumbuhan sementara Federal Reserve bersiap untuk menaikkan suku bunga. Greenback juga menguat terhadap euro seiring anggota Dewan Kebijakan European Central Bank Jens Weidmann mengatakan laju inflasi akan tetap rendah untuk waktu yang lebih lama. Trader akan menantikan data AS yang akan dirilis pada hari ini dan besok yang mungkin akan menguatkan penilaian secara luas bahwa outlook perekonomian AS lebih baik daripada Eropa dan Jepang.

Sementara itu yen berhasil rebound dari level rendah 7 tahun terhadap dollar setelah petinggi Jepang meredam spekulasi adanya pemilu lebih awal yang mungkin akan mendorong mandat Perdana Menteri Shinzo Abe untuk stimulus. Yen sebelumnya berada di bawah tekanan seiring meningkatnya ekspektasi bahwa Abe akan menunda kenaikan pajak penjualan dan menggelar pemilu bulan depan. Di pihak lain, franc Swiss melejit ke level tertinggi dalam 26 bulan, membawa franc untuk berada sangat dekat dengan batas nilai tukar Swiss National bank pada level 1.20 franc per euro, yang mana mungkin akan memicu aksi dari bank sentral untuk melemahkan mata uang.
“Saat ini ekspektasi kenaikan suku bunga Inggris telah terdorong mundur, hal ini nampaknya membuat the Fed berada di jajaran paling depan,” ucap Joe Manimbo, analis pasar pada Western Union Business Solutions, unit dari Western Union Co. “Pulihnya perekonomian AS akan membuat the Fed menjadi yang terdepan dalam hal menaikkan suku bunga.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar