Kamis, 23 Maret 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris bulan Februari 1.4% vs -0.5% bulan Januari, dari estimasi 0.4%.

forex  Forex

Euro Ambruk Jelang Data Nonfarm Payrolls

Jumat, 9 Januari 2015 15:04 WIB
Dibaca 668

Monexnews - Mata uang Euro berada dalam tekanan akibat ekspektasi pelonggaran moneter ECB secara massive, apalagi para investor mengantisipasi data tenaga kerja kunci AS yang solid sehingga menopang skenario kenaikan suku bunga The Fed.

Presiden ECB Mario Draghi memberikan sinyal bahwa anggota dewan ECB sudah lebih siap mengambil tindakan yang tidak konvensional jika dibutuhkan mengatasi resiko inflasi rendah (deflasi), sehingga memacu ekspektasi pelonggaran moneter ECB akhir bulan ini.

Terpantau sejauh ini pairing EURUSD melorot ke 1.1792, setelah meraih titik terendah intraday di 1.1783 dan level tertinggi hariannya di 1.1814. Secara keseluruhan mata uang tunggal telah anjlok -5.3% dalam empat pekan terakhir, membukukan pelemahan tertajam nya sejak Mei 2012.

Secara teknikal penutupan harian dibawah level low 2010 di 1.1877, dapat memicu momentum bearish mengincar area low 2005 di level 1.1640 sebagai target support utama. Data ekonomi zona Euro yang lemah, antara lain produksi industri Jerman, trade balance serta Produksi industri Prancis yang jatuh dibawah estimasi juga tidak membantu. 

Katalis negatif lainnya adalah, kecemasan hasil pemilu Yunani pada 25 January yang dapat menimbulkan kecemasan default Yunani jika program bailout gagal dipenuhi oleh partai pemenang pemilu Yunani, sehingga hal ini menjadi alasan bagi para pelaku pasar menambah posisi sell pada pairing EURUSD. Sebaliknya indeks Dollar AS menguat terhadap berbagai mata uang lainnya karena para investor mengambil positioning atas data nonfarm payrolls AS yang positif nanti malam. 

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar