Sabtu, 23 September 2017

forex  Forex

Euro Anjlok Lebih Dalam Di Sesi Wall Street

Kamis, 5 Maret 2015 22:33 WIB
Dibaca 685

Monexnews -

Nilai tukar Euro anjlok ke level terlemahnya dalam 11 ½ tahun terakhir terhadap Dollar AS dan titik nadir 7 tahun terhadap poundsterling setelah Gubernur bank sentral Eropa Mario Draghi membuka peluang ekspansi stimulus melewati rencana September 2016.

Mata uang tunggal merosot dekati level psikologis 1.1000, sedangkan yield obligasi zona Euro sebagian besar melemah terkecuali yield obligasi Jerman pada tenor 2-tahun, yang terdongkrak diatas level suku bunga deposit ECB -0.2% setelah Draghi menyatakan tidak akan ikut menyertakan pembelian obligasi dibawah rate tersebut.

ECB Draghi juga mengkonfirmasi akan melakukan pembelian asset sebesar 60 milyar Euro setidaknya sampai September 2016 dan sekaligus menyatakan akan melanjutkan program QE jika memang dibutuhkan meski direncakan berakhir di 2016. Pernyataan ini mengindikasikan ECB akan berkomitmen meneruskan program stimulus sampai setidaknya mendapatkan hasil yang diinginkan dan berdampak negative pada nilai tukar.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar