Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

forex  Forex

Euro Anjlok Lebih Dalam Meski Data ADP AS Lemah

Rabu, 4 Maret 2015 21:38 WIB
Dibaca 691

Monexnews -

Mata uang Euro merosot tajam tembus dibawah level support yang bertahan lebih dari sebulan terakhir dibawah level 1.1150, sekaligus menyentuh level terendah dalam 6-pekan akibat tekanan jual menjelang peluncuran program Quantitative Easing dari bank sentral Eropa. Sementara Dollar, ditunjang oleh kenaikan yield obligasi Treasury AS akhir-akhir ini, menyentuh level tertinggi nya sejak September 2003 terhadap berbagai mata uang utama.

Outlook nilai tukar Euro terhadap Dollar kemungkinan akan didominasi oleh sentimen market paska rilis data tenaga kerja hari Jumat, ketimbang hasil rapat moneter ECB hari Kamis. Anggota dewan FOMC yang lebih cemas pada perbaikan pasar tenaga kerja kemungkinan akan memilih menaikkan suku bunga acuan lebih cepat.

Imbal hasil obligasi AS yang lebih tinggi dipicu oleh kelebihan likuiditas yang diciptakan oleh BoJ, ECB dan bank sentral lainnya dalam menerapkan kebijakan moneter longgar, dan akhirnya memicu penguatan Dollar.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar