Kamis, 19 Januari 2017

forex Forex

Euro Anjlok Vs. Yen Ditengah Spekulasi Pelonggaran ECB

Senin, 24 Februari 2014 12:30 WIB
Dibaca 530

Monexnews -

Euro tergelincir dari level tertinggi dalam sebulan terhadap yen setelah presiden ECB, Mario Draghi menegaskan kembali kesediaannya untuk bertindak jika outlook untuk inflasi memburuk.

Mata uang Jepang menguat terhadap semua dari 16 mata uang utama seiring bursa saham China pimpin pelemahan di bursa saham Asia, mendorong permintaan untuk aset safe haven. Data yang akan di rilis pada hari ini dan tanggal 28 Februari di perkirakan akan menunjukkan kenaikan harga konsumen di zona Euro yang tetap kurang setengah dari target ECB di level 2 persen. Dollar Australia melemah setelah harga bijih besi menyentuh level terendah dalam sepekan dan di tengah laporan tentang pembatas pinjaman untuk property di China.

“Saya melihat penurunan di euro akan berikan ECB lebih banyak kemungkinan untuk pelonggaran,” kata Toshiya Yamauchi, analis senior di Ueda Harlow Ltd di Tokyo. “Kecuali ada pelonggaran tambahan, ifnlasi akan terus melambat.”

Euro turun sekitar 0.3% menjadi 140.48 per yen pada pukul 12.28 wib. Sebelumnya mencapai level 141.27 pada tanggal 21 Februari, level tertinggi sejak 24 Januari. Mata uang tunggal melemah sekitar 0.1% menjadi $1.3737. Dollar melemah sekitar 0.2% menjadi 102.31 per yen.

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar