Monexnews -
Euro dan Dollar Aussie sentuh level terendah 1-minggu baru nya terhadap Dollar AS sejak sesi perdagangan Eropa hari Jumat akibat respon para investor terhadap pelambatan tajam pertumbuhan ekspor maupun impor di China.
Terpantau sejauh ini pairing EURUSD melemah -0.34% ke level 1.2263, sementara AUDUSD turun -0.60% di level 1.0515 dengan momentum perdagangan yang relative lemah menjelang berakhirnya musim panas.
Ekspor China hanya tumbuh 1% dibanding tahun sebelumnya, jauh dibawah ekspektasi para analis atas ekspansi sebesar 7%. Data yang mengecewakan ini seharusnya semakin membuka peluang pelonggaran moneter China untuk mendongrak pertumbuhan ekonomi, kemungkinan dengan jalan memangkas giro wajib minimum nya.
Sementara Bank sentral Australia (RBA) kembali menyediakan kelegaan dengan meningkatkan prediksi pertumbuhan tahun 2012 ini menjadi 3.5% dari sebelumnya 3%. Namun RBA memperingatkan para pelaku pasar yang terus membeli Aussie Dollar, bahwa apresiasi mata uang Aussie yang terlampau tajam dapat membahayakan perekonomian.
Meskipun terdapat beberapa berita yang positif namun kebijakan stimulus dari bank sentral China namun trend pelemahan Euro masih sulit untuk berubah. Berbagai mata uang di emerging market juga berada dalam tekanan.
(Sap)

Komentar