Selasa, 19 Desember 2017

forex  Forex

Euro Cemaskan Nasib Yunani, Dollar Tetap Cemerlang

Rabu, 11 Februari 2015 16:47 WIB
Dibaca 846

Monexnews - Euro melemah pada hari Rabu menjelang pertemuan menteri keuangan zona euro yang akan mendiskusikan masalah Yunani, dengan kegagalan untuk mencapai kesepakatan mengenai beban hutang Yunani akan membuat investor cemas dan pergerakan harga bergejolak. Sementara itu, dollar menyentuh level tinggi dalam sebulan terhadap yen, mengikuti kenaikan pada yield obligasi AS, meski perdagangan nampak sepi dengan ditutupnya bursa Jepang.

Di Eropa, Menteri Keuangan Yunani Yanis Varoufakis akan menghadiri pertemuan menteri keuangan zona euro pertamanya di mana ia akan mengemukakan rencana untuk melepas bailout negarana dan mengakhiri pengetatan. Ia akan mencari "jembatan kesepakatan" untuk mengulur waktu hingga bulan Juni untuk kesepakatan penuh. Euro sempat pulih pada hari Selasa dalam optimisme akan tercapainya kesepakatan, yang mana akan lebih dapat diterima pasar daripada Yunani harus keluar dari zona euro. Isu keluarnya Yunani dari zona euro dapat memicu aksi jual pada euro.
"Yuanni menjadi fokus utama dan menteri keuangan Yunani kemungkinan akan memberikan rencana yang telah mengalami penolakan. Sehingga ada resiko penurunan untuk euro dan setiap rally menuju $1.1360 akan menjadi kesempatan untuk menjual," ucap Jeremy Stretch kepala strategis mata uang pada CIBC World Markets. "Dan juga, dollar menguat akibaat meningkatnya retorika the Fed mengenai kebijakan moneter yang hawkish."
Presiden Fed bagian Richmond, Jeffrey Lacker, pada hari Selasa mengatakan bahwa kenaikan suku bunga di bulan Juni merupakan "pilihan menarik" sementara Presiden the Fed bagian San Francisco, John Williams mengatakan kondisi perekonomian "mendekati" titik di mana cukup masuk akal untuk berfikir mengenai memulai normalisasi kebijakan.
Pergerakan jangka pendek dollar terhadap yen kemungkinan akan dipicu oleh ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed dibandingkan aksi beli safe haven yen, ucap Jesper Bargmann, kepala bagian perdagangan pada Nordea Bank di Singapura. "Namun, menurutku ada resiko bahwa pasar mungkin terlalu awal," ucapnya, menambahkan bahwa fokus jangka pendek saat ini adalah apakah dollar berhasil menutup pekan ini di atas level 119.10 yen.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar