Jumat, 15 Desember 2017

forex  Forex

Euro Gelisah Menanti Pidato Draghi

Senin, 26 Mei 2014 8:36 WIB
Dibaca 1994

Monexnews - Euro tergelincir pada awal sesi hari Senin, sementara mata uang utama lainnya diperdagangkan stabil seiring hasil dari pemilu presiden di Ukraina dan voting untuk Parlemen Eropa disambut dengan tenang oleh investor. Euro mencetak penuruan terbesar untuk periode 3 pekan sejak November lalu di tengah kecemasan oleh partai yang skepstis terhadap euro di Parlemen Eropa akan mencegah usaha bank sentral untuk menopang pemulihan ekonomi kawasan. Mata uang bersama 18 negara Eropa tersebut menyentuh level rendah 3 bulan menjelang pidato Presiden European Central Bank Mario Draghi pada sebuah forum di Sintra, Portugal hari ini, di tengah spekulasi ECB akan menambah stimulus bulan depan.

Pasar diperkirakan akan cenderung sepi di hari Senin dengan bursa AS ditutup untuk Memorial Day, sementara pasar di Inggris akan ditutup terkait hari libur Spring. Euro diperdagangkan disekitar area $1.3620 dibandingkan dengan sekitar $1.3631 dekat penutupan hari Jumat. Euro sempat turu ke lvel rendah $1.3614, yang mana tidak pernah disentuh sejak pertengahan Februari lalu. Terhadap yen, euro juga sedikit melemah pada 138.80. Euro telah melemah lebih dari 2% terhadap greenback sejak 5 Mei lalu di tengah meningkatnya spekulasi bahwa European Central Bank (ECB) akan melonggarkan kebijakan bulan depan.

Support jangka pendek untuk euro berada di sekitar $1.3600, di mana terhadap banyak order dan MA200 hari di sekitar $1.3639. Trader mengatakan outlook kebijakan akan terus menjadi faktor negatif untuk euro ketimbang hasil pemilu pada akhir pekan. Milyuner Petro Poroshenko menang pada pemilu presiden Ukraina di hari Minggu lalu dan berjanji untuk mengakhiri konflik dengan pemberontak pro-Rusia. Di Eropa, ada dukungan besar untuk partai Eurosceptic seiring anggota voting memprotes terhadap pengetatan dan pengangguran yang tinggi.

"Faktanya adalah hasil tersebut, terutama di Perancis, tidak akan berarti banyak namun dapat memberikan sejumlah tekanan bagi euro dan sterling," ucap Ray Attrill, strategis pada National Australia Bank di Sydney. "Harapan untuk hari ini mungkin akan datang dari pidato penting oleh Presiden ECB Mario Draghi. Pasar akan menanti untuk petunjuk tambahan mengenai apa yang akan terjadi pada pertemuan Dewan ECB hari Kamis nanti," ucapnya.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar