Jumat, 20 Oktober 2017

forex  Forex

Euro Gugup Nantikan Review Kebijakan ECB

Kamis, 7 Agustus 2014 8:45 WIB
Dibaca 1191

Monexnews - Euro melemah secara luas pada hari Kamis setelah sejumlah data yang mengecewakan dari Italia dan Jerman memperkeruh sentimen untuk euro hanya beberapa jam menjelang review kebijakan oleh European Central Bank. Italia di luar perkiraan kembali jatuh ke dalam resesi pada kuartal kedua, sementara tingkat pesanan industri di Jerman mencetak penurunan bulanan terbesar sejak September 2011. Investor melakukan aksi jual terhadap euro, mendorong euro ke level terendah dalam lebih dari 8 bulan terhadap yen dan level rendah 3 pekan terhadap franc Swiss. Terhadap dollar, euro awalnya anjlok ke level rendah 9 bulan, namun kemudian memangkas semua pelemahan dan pulih untuk diperdagangkan di sekitar level $1.3385. Pemulihan euro terjadi ketika dollar melemah secara tajam terhadap yen dalam kondisi pasar yang sepi setelah pasar Eropa ditutup kemarin.

"Menurut pengamatan institusi perdagangan hal ini adalah panic selling yang membuat banyak spekulan yang cemas terhadap posisi mereka," ucap David Rodriguez, strategis pada DailyFX. "Volatilitas yang data secara mengejutkan menggarisbawahi resiko di bawah permukaan seiring volatilitas pasar mata uang mendekati rekor rendah. Sudah jelas banyak trader yang cemas terhadap pergerakan mata uang utama selanjutnya hanya flat, dan posisi beresiko oleh spekulan akan ditutup pada sinyal awal bahaya."

Fokus investor saat ini tertuju pada hasil pertemuan kebijakan ECB hari ini. ECB diperkirakan akan mempertahankan tingkat suku bunga seiring mempertimbangkan dampak pemangkasan suku bunga di bulan Juni lalu, saat ECB juga menjanjikan pinjaman murah jangka panjang untuk sektor perbankan yang mencapai hingga 1 trilyun euro mulai dari bulan September. Bagimanapun juga, data hari Rabu bersama dengan tingkat inflasi zona euro yang masih melekat di level rendah akan membuat ekspektasi pasar terhadap quantitative easing dari bank sentral tetap hidup. Pasar akan menantikan bagaimana Presiden ECB Mario Draghi menggambarkan situasi perekonomian saat ini, mengingat meningkatnya resiko terhadap perekonomian Jerman dan dampak sanksi atas Rusia dan resiko geopolitik mungkin akan memangkas outlook ECB.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar