Jumat, 15 Desember 2017

forex  Forex

Euro Kembali Terpukul Atas Data Jerman Dan AS

Jumat, 25 Juli 2014 21:53 WIB
Dibaca 826

Monexnews -

Euro sentuh level terendah dalam delapan bulan terhadap dollar AS pada hari Jumat, seiring data yang positif pada pemesanan durable goods AS telah berikan dukungan lebih lanjut pada greenback, selain itu sebelumnya permintaan untuk mata uang tunggal juga sudah mereda setelah di rilisnya laporan iklim bisnis Jerman.

Data pemerintah menunjukkan bahwa jumlah pesanan durable goods naik 0.7% pada bulan lalu, mengalahkan ekspektasi untuk kenaikan 0.5%, setelah turun sebesar 1% di bulan Mei, yang angka tersebut di revisi dari laporan sebelumnya untuk penurunan 0.9%.

Jumlah pesanan durable goods inti, yang tidak termasuk beberapa hal pada transportasi, menguat 0.8% di bulan Juni, di bandingkan dengan perkiraan untuk kenaikan 0.6%, setelah turun sebesar 1% di bulan Mei, yang angka tersebut di revisi dari estimasi sebelumnya untuk pembacaan yang datar.

Euro sebelumnya berada di bawah tekanan, setelah Ifo Institute for Economic Research melaporkan bahwa indeks iklim bisnis Jerman turun ke level terendah dalam sembilan bulan di 108.00 pada bulan ini, dari pembacaan 109.7 di bulan Juni. Para analis sebelumnya perkirakan untuk penurunan menjadi 109.4 di bulan Juli.

Dalam laporan terpisah menunjukkan bahwa indeks Gfk iklim konsumen Jerman naik ke level tertinggi dalam tujuh tahun setengah di level 9.0 di bulan ini, dari pembacaan 8.9 di bulan Juni. Para analis sebelumnya perkirakan Indeks masih tidak berubah di bulan Juli.

“Para trader telah melakukan aksi jual pada EUR/USD sebelum data dan pembacaan pada data telah mendorong euro turun lebih lanjut,” kata Naeem Aslam, kepala analis pasar di AvaTrade.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar