Rabu, 29 Maret 2017

forex  Forex

Euro Kembali Terpuruk Atas Sikap Dovish Draghi

Senin, 25 Agustus 2014 22:02 WIB
Dibaca 753

Monexnews -

Euro turun ke level terendah dalam hampir setahun terhadap dollar pada hari Senin, terluka oleh data Jerman dan setelah komentar dari kepala European Central Bank yang meningkatkan kemungkinan untuk adanya pelonggaran kuantitatif.

Indeks iklim bisnis IFO Jerman, berdasarkan survei bulanan terhadap sekitar 7,000 perusahaan, turun menjadi 106.3 dari 108, hasil tersebut berada di bawah perkiraan survei Reuters untuk pembacaan 107, seiring adanya konflik antara Rusia dan Ukraina yang telah melukai  negara dengan tingkat ekonomi terbesar di Eropa tersebut.

Data tersebut menambahkan perkiraan bahwa ECB mungkin akan melonggarkan kebijakan lebih cepat dari perkiraan dan telah mendorong turun yield di sebagian besar obligasi pemerintah zona Euro ke rekor terendahnya.

Dalam bahasa yang lebih kuat daripada yang dia gunakan sebelumnya, Presiden ECB Mario Draghi pada hari Jumat mengatakan bahwa bank sentral siap untuk merespon dengan semua alat-alat “yang tersedia” jika inflasi terus turun lebih lanjut.

“Pasar forex telah mengartikan bahwa pernyataan Draghi sebagai arti pembelian aset yang lebih luas, atau pelonggaran kuantitatif, yang saat ini tampak lebih mungkin,” kata Lutz Karpowitz, analis mata uang di Commerzbank.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar