Jumat, 26 Mei 2017

forex  Forex

Euro Melemah di Tengah Kembali Munculnya Masalah Yunani

Jumat, 20 Maret 2015 8:25 WIB
Dibaca 834

Monexnews - Euro mengurangi penguatan mingguannya seiring investor fokus pada berlanjutnya negosiasi tentang dana bailout Yunani dari perkiraan pengurangan suku bunga Federal Reserve.

Mata uang tunggal membukukan penurunan harian terbesar dalam dua bulan pada hari Kamis, setelah melonjak sebanyak 4.2% pada hari sebelumnya, seiring para pemimpin Uni Eropa mendesak Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras untuk dapat berkompromi agar dapar membuka kebuntuan untuk bantuan. Indeks dollar rebound pada hari Kamis dari penurunan terbesar dalam enam tahun pada spekulasi the Fed masih pada jalur untuk naikan suku bunga pada tahun ini untuk pertama kalinya sejak tahun 2006.

Ray Attrill, analis mata uang global di National Australia Bank Ltd di Sydney mengatakan bahwa sebagian dari alasan untuk penurunan besar dari penguatan mata uang euro adalah karena situasi di zona Euro.

Euro pada hari ini naik sebesar 0.1% menjadi $1.0670, setelah turun sebanyak 2.3% pada hari Kamis. Euro melonjak ke level tertinggi di $1.1043 pada hari Rabu setelah pertemuan Fed, itu adalah penguatan pertama dalam lima pekan. Euro hanya sedikit berubah di 128.75 yen.

Tsipras bertemu dengan Kanselir Angela Merkel, Presiden Francois Hollande dan Presiden European Central Bank Mario Darghi pada Kamis malam di Brussels di tengah upayanya untuk menjaga bantuan Yunani untuk tetap berjalan. Yield obligasi Yunani melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua tahun pada hari Kamis setelah ECB mengatakan kepada pejabat Yunani bahwa sebagian dari permintaan mereka yang akan diberikan lagi untuk dana darurat.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar