Sabtu, 16 Desember 2017

forex  Forex

Euro Melemah Setelah Pelemahan Bulanan

Senin, 1 April 2013 11:06 WIB
Dibaca 827

Monexnews - Euro melemah mengikuti pelemahan bulan lalu dengan data ekonomi memberikan signal negara-negara eropa sedang berjuang untuk pemulihan, meredam permintaan mata uang tersebut. Euro melemah terhadap 16 mata uang utama lain menjelang laporan besok yang mungkin menunjukan pengangguran pada zona eropa meningkat mencapai rekor Febuari, 2 hari sebelum pertemuan pejabat-pejabat ECB untuk membahas suku bunga.

Yen menguat, setelah membatasi pelemahan terjauhnya dalam 12 tahun terakhir, dengan jatuhnya pasar saham Asia memicu permintaan untuk aset yang lebih aman. Dollar Australia melemah setelah penguatan pada data manufaktur China meleset dari perkiraan.

Pengangguran di Eropa sangat mungkin meningkat ke level rekor high sebesar 12% pada bulan Febuari, berdasar data Bloomberg sebelum laporan resminya besok.

 

Keputusan ECB

Ketua ECB, Mario Draghi, dan para pejabat lainnya kemungkinan akan mempertahankan tingkat suku bunga zona eropa pada rekor terendahnya di 0.75% pada pertemuan 4 April.

Di Jepang, Data Tankan naik ke -8 untuk kuartal lalu, dari -12 untuk data kuartal berakhir Desember 2012, mata uang Jepang turun 1.8% bulan lalu untuk pelemahan 6 periode berturut-turut, terpanjang sejak 2001.

Ketua BoJ Haruhiko Kuroda akan memimpin pertemuan kebijakan untuk pertama kalinya pada pertemuan 3-4 April mendatang. Pada pidatonya minggu lalu dia berkeinginan mencapai target inflasi bank sentral sebesar 2% dalam 2 tahun.

(gsy)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar