Jumat, 15 Desember 2017

forex  Forex

Euro Melemah Terhadap Yen Jelang Data Retail Zona Euro

Rabu, 5 Februari 2014 16:50 WIB
Dibaca 612

Monexnews -

Euro melemah, menuju level terendah dalam 10 pekan terhadap yen sebelum di rilisnya data pada hari ini yang para ekonom katakan akan menunjukkan penjualan retail tergelincir dan atas spekulasi Bank Sentral Eropa akan menegaskan kembali komitmennnya untuk menurunkan suku bunga acuan.

Mata uang tunggal hanya sedikit berubah terhadap dollar setelah indeks jasa dan manufaktur di kawasan tersebut sedikit di bawah perkiraan anlaais. Yen menguat terhadap semua kecuali satu dari 16 mata uang utama setelah Bill Gross dari Pacific Investment Managemenet Co.’s mengatakan bahwa aset bresiko kini rapuh, mendukung permintaan untuk mata uang safe haven. Dollar Australia turun seiring Wall Street Journal mengutip pernyataan dari anggota RBA John Edward yang mengatakan bahwa mata uang akan turun lebih lanjut.

“Euro berada di jalur penurunan secara bertahap,” kata Kikuko Takeda, analis senior di Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ Ltd. di London. “ECB pada akhirnya akan menambahkan stimulus moneter, atau bahkan jika tidak ada langkah tambahan, mereka akan melanjutkan sinyal sikap dovish ke pasar.”

Euro turun sekitar 0.3% menjadi 136.90 pada pukul 16.47 wib. Euro kemarin menyentuh level 136.23, level terlemah sejak 22 November. Mata uang bersama Eropa berada di kisaran $1.3522. Yen naik sebanyak 0.3% menjadi 101.25 per dollar setelah penurunan sebanyak 0.7% kemarin, penurunan terbanyak sejak 14 Januari.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar