Forex

Euro: Proyeksi Jangka Panjang Tetap Bearish

Jumat, 3 Agustus 2012 17:50 WIB
Dibaca 918

Monexnews - Mata uang tunggal Euro terus berangsur pulih hingga mencatatkan level tertingginya hari ini pada $1.2269 karena termotivasi data tenaga kerja A.S (Non Farm Payrolls-NFP) yang di prediksi bakal melemah lagi serta berkat data service PMI zona euro yang membaik.

Namun tidak dipungkiri, fakta memperlihatkan lemahnya pertumbuhan ekonomi (GDP) dan tingkat pengangguran yang menyentuh rekor tinggi di zona euro termasuk ‘retail sales’ yang menurun, nampaknya akan memicu peluang pemangkasan suku bunga ECB dalam waktu dekat. Sehingga fakta tersebut turut membuat sentimen terhadap Euro tetap bearish dalam jangka panjang.

Setelah kemarin merosot tajam, secara teknikal hal itu membuat indikator Stochastic dan MACD harian juga ikut bermanuver bearish dengan tajam. Sehingga dua indikator tersebut kini melengkapi tren bearish yang sebelumnya sudah ditunjukkan oleh Moving Average. Dan secara keseluruhan, kini tiga indikator utama harian Euro tersebut telah kembali dalam pola downtrend.

Sehingga dengan kondisi tersebut Euro kembali memiliki potensi untuk terkoreksi ke sejumlah support 1.2240, kemudian tahanan berikutnya pada 1.2200 dan 1.2170. Sementara penguatan hanya memungkinkan Euro untuk rally yang bersifat minor dan setidaknya akan menguji ke resisten 1.2300 kemudian 1.2330, dan 1.2370 sebagai resisten kuat.(Dar)

Grafik mata uang Euro, EURUSD (D1); sumber MonexTrader


Lihat Disclaimer

Kirim Komentar Anda



Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar