Kamis, 23 Maret 2017

forex  Forex

Euro Tampil Defensif, Dollar Tangguh

Rabu, 17 Juni 2015 22:57 WIB
Dibaca 1255

Monexnews - Euro masih tampil defensif pada hari Rabu, disandera oleh krisis di Yunani, sementara dollar cukup tangguh pasca data sektor perumahan AS yang solid menguatkan peluang kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve sesegera bulan September. Euro diperdagangkan flat dekat level $1.1247, meski masih berada dalam range antara $1.11 dan $1.14 dalam beberapa hari belakangan ini, trader memperkirakan hal ini sebagai antisipasi menjelang "badai" dan bukan sinyal stabilitas. Pihak Athena tidak menunjukkan sinyal akan mengalah dalam negosiasi sengit dengan pihak kreditur seiring Perdana Menteri Alexis Tsipras menuduh pihak kreditur mencoba "mempermalukan" Yunani dengan lebih banyak pemangkasan. Komentarnya menandakan bahwa dirinya tidak berniat untuk membuat perubahan menjelang batas waktu akhir dan menerima syarat pengetatan yang dibutuhkan untuk dapat mengucurkan bantuan yang dibekukan dan menghindari default utang dalam waktu 2 pekan. Sikap tersebut mendorong bursa saham Eropa menuju level terendah sejak Februari lalu. Sementara kenaikan belakangan ini pada yield obligasi Eropa menambah daya tarik investasi pada pasar obligasi zona euro dan meneopang nilai tukar mata uang, resiko penurunan euro terlihat jelas pada pasar option. 

Dollar diperdagangkan kokoh terhadap sebagian beasr mata uang seiring investor memperkirakan petinggi the Fed untuk mengatakan bahwa tingkat suku bunga akan mulai naik tahun ini pasca data izin pembangunan rumah di AS naik ke dekat level tinggi 8-tahun. Menurut strategis, data ekonomi AS terkini menunjukkan kemajuan sehingga bagaimana tanggapan the Fed terhadap data tersebut akan menjadi kuncinya. Pasar memperkirakan the Fed akan mengakui kemajuan tersebut, menyimpulkan bahwa pelemahan pada kuartal pertama hanyalah sementara, tambahnya. Pernyataan the Fed akan dirilis pada pukul 01:00 WIB Kamis dini hari, diikui oleh konferensi pers dari Gubernur the Fed Janet Yellen setengah jam setelahnya, di mana menurut analis dirinya akan fokus pada sinyal pemulihan ekonomi pasca awal yang buruk tahun ini. Fokus juga akan tertuju pada estimasi tingkat suku bunga oleh the Fed yang mana dapat dipangkas dari 0.625% sebelumnya, sesuai dengan pernyataan Yellen bahwa siklus pengetatan akan dilakukan dengan sangat bertahap.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar