Senin, 18 Desember 2017

forex  Forex

Euro Terpuruk, Aussie Ditopang Oleh Data

Senin, 4 Agustus 2014 12:49 WIB
Dibaca 829

Monexnews - Euro diperdagangkan sekitar 0.4% dari level terendah terhadap dollar sejak bulan November seiring investor menumpuk posisi bearish terhadap euro menjelang pertemuan bank sentral Eropa pekan ini. Euro melemah sebanyak 3.2% dalam 3 bulan terakhir seiring European Central Bank memangkas tingkat suku bunga untuk memicu inflasi yang melambat ke level paling rendah dalam hampir selama 5 tahun di bulan Juli. Sementara dollar Australia menguat untuk kedua harinya setelah data penjualan ritel naik dua kali lipat dari perkiraan ekonom. Greenback mempertahankan penguatannya terhadap mata uang negara maju menjelang data AS besok yang diperkirakan akan menunjukkan laju pertumbuhan sektor jasa bertambah cepat.

“Trend untuk euro jelas bearish, dan menurut kami masih banyak ruang untuk pelemahan,” ucap Imre Speizer, strategis pasar pada Westpac Banking Corp. di Auckland. “Sudah pasti Draghi akan mempertahankan nada dovishnya, mengingat data inflasi di seluruh Eropa sebagian besar lemah,” ucpanya. ECB kemungkinan akan mempertahankan kebijakan suku bunganya pada tanggal 7 Agustus nanti seiring data belakangan ini masih belum dapat menjadi “jaminan adanya respon kebijakan dalam waktu dekat,” ucap Elsa Lignos strategis pada Royal Bank of Canada di New York.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar