Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

forex  Forex

Euro Terpuruk di Awal Tahun, Fokus pada ECB

Jumat, 2 Januari 2015 16:21 WIB
Dibaca 1359

Monexnews - Euro memulai perdagangan di tahun yang baru ini pada level rendah 29 bulan di sesi Asia pada hari Jumat setelah Gubernur European Central Bank memicu ekspektasi bahwa ECB akan mengambil langkah yang lebih tegas terhadap stimulus bulan ini, menggarisbawahi selisih yield dollar AS yang melebar. Euro anjlok ke level rendah di kisaran $1.2035, level terendah sejak pertengahan tahun 2012, sementara dollar naik ke level tinggi 9 tahun terhadap sejumlah mata uang dan menuju level 120.50 yen. Hasil data manufacturing PMI zona euro yang berada di bawah ekspektasi di level 50.6 dari 50.8 pada bulan sebelumnya juga turut menekan kinerja euro. Pelemahan euro dimulai setelah Mario Draghi mengatakan bank sentral siap untuk merespon resiko deflasi. Inflasi konsumen zona euro akan dirilis tanggal 7 Januari nanti, dan diperkirakan akan menunjukkan perlambatan pada laju inflasi tahunan.

"Kita sedang bersiap secara teknikal untuk menyesuaikan ukuran, laju, dan komposisi kebijakan kami di awal tahun 2015, jika nantinya dibutuhkan," ucap Draghi. "Dewan Kebijkan mencapai suara bulat mengenai hal ini." Dewan ECB akan bertemu tanggal 22 Januari nanti dan pasar memperkirakan ECb akan memutuskan untuk memulai pembelian obligasi pemerintah, menyusul langkah AS, Inggris, dan Jepang.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar