Selasa, 24 Oktober 2017

forex  Forex

Euro Terpuruk Vs Dollar Atas Divergence Ekonomi

Selasa, 31 Desember 2013 19:20 WIB
Dibaca 1133

Monexnews -

Euro melemah untuk pertama kalinya dalam lima hari terhadap dollar di tengah taruhan bahwa ekonomi di wilayah euro akan ketinggalan dari AS, mendorong bank sentral Eropa untuk pertahankan suku bunga rendah seiring Federal Reserve akan perlambat stimulus.

Mata uang bersama turun terhadap sebagian besar dari 16 mata uang utama. Yen naik terhadap dollar, mengurangi penurunan tahunan terbesar sejak 1979, atas spekulasi bahwa kenaikan pajak penjualan di Jepang akan meredam ekspansi ekonomi dan meningkatkan permintaan mata uang haven. Pound menguat ke level tertinggi dalam tiga pekan terhadap euro sebelum di rilisnya data Inggris pada pekan ini yang para analis katakan akan menunjukkan kenaikan harga rumah dan melonjaknya persetujuan KPR.

“Bias saya adalah bahwa dari sini kita akan melihat penjualan euro lebih lanjut,” kata Derek Halpenny, kepala analis pasar di Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd. di London.” Kita dapat melihat bahwa pasar mulai merenungkan tahap kenaikan kecepatan pada tapering” mulai dari kuartal kedua dan “ itu adalah ketika euro dapat mulai bergerak lebih rendah dengan lebih jelas.”

Euro tergelincir sebesar 0.3% menjadi $1.3778 pada pukul 19.18 wib setelah naik ke level tertinggi dalam dua tahun di $1.3893 pada tanggal 27 Desember. Mata uang tunggal turun sebanyak 0.4% menjadi 144.51 yen. Mata uang Jepang menguat 0.2% menjadi 104.95 per dollar, mengurangi penurunan pada tahun ini yang mencapai 17%.

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar