Minggu, 17 Desember 2017

forex  Forex

Euro Tertekan Data Inflasi

Senin, 17 Maret 2014 19:11 WIB
Dibaca 758

Monexnews - Euro diperdagangkan melemah terhadap dollar, setelah inflasi Zona Euro pada bulan Februari direvisi turun, memberikan kemungkinan European Central Bank akan memberikan stimulus moneter lebih lanjut.

Eurostat mengatakan inflasi atau indeks harga konsumen di 18 negara pada bulan Februari naik 0,7% dari bulan Februari tahun 2013. Inflasi tersebut direvisi turun dari estimasi awal yang dirilis Eurostat pada bulan lalu sebesar 0,8%, dan kembali menjauhi target ECB sebesar 2,0%.

Presiden ECB, Mario Draghi, pada pekan lalu mengatakan bank sentral telah menyiapkan kebijakan tambahan untuk melindungi perekonomian dari ancaman deflasi. Pedoman kebijakan kedepannya dikatakan Draghi kemungkinan  akan membantu pelemahan euro, menurunkan risiko tidak tercapainya target inflasi yang ditetapkan ECB. Dalam rapat kebijkan moneter terakhir, Draghi mengatakan penguatan euro sejak tahun 2012 telah menahan inflasi tetap rendah. Pada tahun lalu euro menguat 7,2% terhadap dollar.

EURUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.3891 dengan level tertinggi harian 1.3914 dan terendah 1.3877. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar