Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

forex  Forex

Euro Tertekan Seiring Mengetatnya Sanksi Rusia

Rabu, 23 Juli 2014 17:03 WIB
Dibaca 558

Monexnews - Euro menyentuh level rendah 8 bulan terhadap dollar pada hari Rabu seiring kecemasan mengenai mengetatnya sanksi terhadap Rusia dan potensi dampaknya terhadap tingkat pertumbuhan zona euro mendorong investor untuk menjauhi euro. Pelemahan euro terjadi secaara luas, anjlok ke level terendah dalam hampir selama 2 tahun terhadap pound Inggris. Terhadap dollar, euro anjlok ke level $1.3455, level terendah sejak November 2013, dengan investor memperkirakan adanya penurunan lebih lanjut dalam beberapa hari mendatang. Euro melemah sekitar 0.2% terhadap yen pada 136.45 yen, diperdagangkan di dekat level terendah dalam lebih dari 5 bulan.

"Tekanan pada euro cukup luas dan ada sejumlah faktor pemicu. Eropa nampaknya terimbas langsung oleh sanksi terhadap Rusia, terutama di Jerman, sehingga sanksi berpotensi mempunyai dampak negatif terhadap euro," ucap Ian Stannard, strategis mata uang pada Morgan Stanley. Stannard juga mengatakan komentar dari pemerintah China semalam, yang menunjukkan bahwa ada aliran modal keluar dari China, akan menandakan bahwa akumulasi cadangan mata uang China sedang berkurang, mengurangi keperluan untuk membeli cadangan mata uang alternatif, yang mana menjadi faktor penopang utama euro.

Trader mengatakan euro ditutup di bawah level $.135 pada hari Selasa untuk pertama kalinya tahun ini, membuat euro nampak lemah secara teknikal. Euro dapat kembali turun menembus support option pada $1.34 di beberapa hari mendatang jika data PMI dan IFO Jerman mengecewakan, ucap mereka.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar