Kamis, 23 Maret 2017

breaking-news Klaim Awal Pengangguran AS naik menjadi 258K pekan lalu dari sebelumnya 243K, estimasi 240K

forex  Forex

Euro Terus Melemah Di Tekan Oleh Outlook ECB

Senin, 3 Februari 2014 16:39 WIB
Dibaca 878

Monexnews -

Euro menyentuh level terendah dalam lebih dari dua bulan atas spekulasi melemahnya tekanan inflasi di wilayah tersebut yang mungkin akan mendorong Bank Sentral Eropa untuk kembali melonggarkan kebijakan moneternya.

Yen tergelincir setelah kenaikan bulanan terbesar dalam hampir dua tahun sebelum deputi Bank of Japan, Kikuo Iwata berpidato pada tanggal 6 Desember di tengah prospek bahwa BOJ akan mempertahankan stimulus moneter. Dollar Australia pertahankan penguatan dari pekan lalu sebelum bank sentral negara tersebut akan menetapkan kebijakan suku bunga besok.

“Saya merekomendasikan menjual euro-dollar pada rebound pergerakan mata uang tersebut,” kata Daisaku Ueno, kepala analis mata uang di Mistubishi UFJ Morgan Stanley Securities Co., di Jepang. “ Ada kesempatan yang baik dari penambahan stimulus moneter di wilayah euro jika disinflasi terus berlanjut.”

Euro di perdagangkan di kisaran $1.3498 pada pukul 16.35 wib setelah menyentuh level $ 1.3477, level terlemah sejak 22 November. Yen hanya sedikit berubah di kisaran 137.69 per euro dan di kisaran 102.05 per dollar. Mata uang Jepangg terapresiasi sebesar 3.2 persen terhadap greenback di bulan Januari, kenaikan terbesar sejak April 2012.

Harga konsumen di wilayah euro naik sebesar 0.7 persen pada tingkat tahunan pada bulan lalu setelah kenaikan sebesar 0.8 persen di bulan Desember, di laporkan oleh biro statistic Uni Eropa pada pekan lalu. Itu adalah pembacaan ke empat kalinya berturut-turut untu di bawah level 1 perse sedangkan ECB bertujuan pertahankan inflasi hanya ingin di bawah 2 persen.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar