Minggu, 24 September 2017

forex  Forex

EURUSD Anjlok Lebih Dalam Seiring Sinyal Ekspansi Stimulus ECB Draghi

Kamis, 5 Maret 2015 20:56 WIB
Dibaca 1016

Monexnews -

Pairing EURUSD berfluktuasi di saat bersamaan konferensi pers Presiden ECB Mario Draghi dimana Draghi menyatakan akan memulai program QE pada 9 Maret dan berakhir di September 2016.

Reaksi mata uang Euro cukup mixed, dimana awal nya mata uang Euro melejit diatas 1.1100 akibat Draghi menaikkan proyeksi laju GDP menjadi 1.5% di 2015 dari sebelumnya 1.0%, sementara laju GDP 2016 juga diupgrade ke 1.9% vs 1.5%.

ECB juga memperkirakan laju inflasi 2015 merosot ke 0.0% dari proyeksi semula 0.7%, inflasi 2016 di 1.5% dari sebelumnya 1.3% dan laju inflasi 2017 diperkirakan naik ke 1.8% dekat target bank sentral di 2%.

Namun mata uang Euro merosot tajam kembali dibawah level 1.1050 paska komentar Draghi pada sesi tanya jawab bahwa bank sentral masih berpotensi melanjutkan program QE diatas tahun 2016 jika memang dibutuhkan. Tentunya komentar ini di anggap sinyal ekspansi stimulus sehingga memberikan tekanan pada nilai tukar.

Terpantau sejauh ini pairing EURUSD merosot -0.38% di level 1.1036, setelah meraih titik tertinggi intraday di 1.1114 dan level terendah hariannya di 1.1027.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar