Rabu, 13 Desember 2017

forex  Forex

EURUSD Menguat ke 1.1968 di Tengah Sentimen Geopolitik Korut

Jumat, 22 September 2017 14:04 WIB
Dibaca 1654

Monexnews -Pada sesi perdagangan Asia, Jumat (22/9), pasangan EURUSD bergerak menguat melanjutkan penguatan sehari sebelumnya di tengah dolar yang tengah tertekan akibat sentimen gepolitik Korea Utara. Komentar Draghi Kamis kemarin yang bernada hawkish juga menguatkan euro.

Pagi ini Korea Utara mengancam akan melunurkan bom hidrogen di Samudera Pasifik. Menteri Luar Negeri Korea Utara, Ri Yong Ho, mengatakan Korea Utara sedang mempersiapkan sebuah uji coba bom hidrogen. Namun dia tidak mengetahui secara pasti apa yang sedang direncanakan oleh Presiden Kim Jong-un terkait dengan pernyataannya yang ingin melakukan balas dendam terkejam sepanjang sejarah” terhadap Amerika Serikat.

Tanggapan Jong-un keluar beberapa saat setelah Presiden Donald Trump mengancam akan menghancurkan negara Korut jika negara itu tetap mengancam AS dan sekutunya.

Pada pidatonya di Frankfurt, Jerman, kemarin, Draghi menyatakan penggunaan kebijakan moneter bukanlah instrumen yang tepat untuk mengatasi ketidakseimbangan keuangan. Ia lebih suka pendekatan makroprudensial, yang ditargetkan pada pasar atau negara tertentu, dapat mengatasi ketidakseimbangan tersebut. Pasar mengasumsikan Draghi tidak akan memperpanjang kebijakan stimulusnya dan mulai tapering segera.

Pasangan EURUSD diperdagangkan di 1.1968, atau naik 29 pip.

(Irdy)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar