Selasa, 23 Mei 2017

forex  Forex

EURUSD Merespon Negatif Data Inflasi

Kamis, 15 Mei 2014 17:05 WIB
Dibaca 601

Monexnews -

Mata uang Euro vs US Dollar ambruk ke level 1.3658 setelah dilaporkan laju GDP zona Euro yang lemah, ditambah laporan inflasi CPI yang melorot lagi dibawah perkiraan.

Surat kabar di Spanyol melaporkan bahwa ECB akan memangkas suku bunga deposit sebesar -25 basis poin, sehingga memicu spekulasi para investor terhadap cut rate ECB di bulan Juni khususnya setelah mendapatkan laju GDP, CPI yang lemah dibawah perkiraan.

Laju GDP Q1 merosot ke 0.2% dibawah perkiraan 0.4%, seiring kesenjangan pertumbuhan Jerman dengan kawasan Eropa lainnya semakin bertambah. Laju GDP Jerman naik melampaui perkiraan 0.8%, namun tidak halnya dengan GDP negara member lainnya di kawasan sehingga memberikan tekanan bagi ECB untuk mengucurkan stimulus lebih lanjut.

Laporan inflasi zona Euro juga sangat lemah di 0.7%, jauh dibawah target ECB di 2.0%, dengan level inflasi tersebut yang hampir sentuh teritori deflasi maka probabilitas ECB mengambil tindakan pada bulan Juni memang semakin besar, alhasil pairing EURUSD mulai mendiskon peluang tersebut.

Setelah sempat diperdagangkan mendatar sebelum data dirilis, akhirnya pairing EURUSD anjlok -0.43% di level 1.3655, makin menjauhi level tinggi intraday di 1.3722. Pelemahan selanjutnya berdasarkan level teknikal Fibonacci masih potensial incar target 1.3615, sebelum menuju ke level support kunci 1.3555.(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar