Minggu, 23 Juli 2017

forex  Forex

EURUSD Rebound Meski Indeks IFO Jerman Lemah

Rabu, 24 April 2013 17:35 WIB
Dibaca 671

Monexnews -

Pada awalnya EURUSD sempat anjlok di sesi perdagangan Eropa akibat indeks sentimen bisnis IFO Jerman yang lemah, namun mata uang Euro berhasil bangkit dan bahkan melampaui level harga sebelum berita IFO dirilis akibat aksi bargain hunting dan tinggi nya permintaan terhadap cross rate Euro.

Indeks IFO dengan jelas menunjukkan bahwa sektor manufaktur Jerman mengalami pelesuan searah dengan lemahnya aktivitas manufaktur seperti yang ditunjukkan indeks PMI sebelumnya. Laporan ini membuka peluang kontraksi GDP Jerman di Q1 seiring penularan krisis zona Euro ke negara inti zona Euro.

Ironisnya, kinerja ekonomi yang lemah tidak berimbas negatif pada pasar obligasi seperti Italia dan Spanyol. Penguatan pasar obligasi sovereign Eropa ini dipicu oleh spekulasi bahwa investor Jepang dan China kemungkinan akan merelokasi portfolio mereka ke aset yang memberikan yield lebih menarik, mengingat program moneter Jepang berpotensi menurunkan daya tarik yield obligasi Jepang. Dinamika aliran dana ini berhasil mengimbangi data ekonomi zona Euro yang negatif dan pada akhirnya mendongkrak EURUSD.

Selanjutnya apakah faktor capital inflow ini masih dapat terus menyokong penguatan EURUSD, para pelaku pasar akan mengalihkan fokus pada rapat ECB pekan depan yang diestimasikan akan terjadi pemangkasan suku bunga bank sentral Eropa (ECB) untuk merangsang permintaan di kawasan zona Euro.

Terpantau sejauh ini pairing EURUSD menguat 0.14% di level 1.3014, setelah meraih titik terendah intraday di 1.2954 dan level tinggi hariannya di 1.3033.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar