Senin, 24 Juli 2017

forex  Forex

Franc Dekati Batas Nilai Tukar SNB

Kamis, 13 November 2014 9:49 WIB
Dibaca 490

Monexnews - Dalam masa-masa paling kelam krisis hutang Eropa, franc Swiss hanya sempat menembus batas bank sentral sementara. Pasar options menunjukkan referendum yang mendorong mata uang ke level tinggi 2 tahun mungkin akan menjadi ancaman yang lebih ringan. Sejak April 2012, franc jarang sekali menembus batas 1.20 per-euro dari Swiss National Bank, yang mana telah menahan tingkat permintaan franc yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah, meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina serta kebijakan European Central Bank yang menekan euro. Tantangan terbaru datanga dari referendum pada tanggal 30 November nanti terhadap cadangan emas SNB yang beresiko membuat bank sentral lebih susah mengendalikan nilai tukar mata uang.

Pasar menunjukkan bahwa trader option membayar premi sebesar 0.76% untuk kontrak yang memproteksi terhadap apresiasi france terhadap euro. Sementara premi mencapai level tertinggi sejak 2012 hari ini, angka tersebut dibandingkan dengan 4.53% pada bulan Mei 2012. Volatilitas pada pasangan mata uang EURCHF berada di bawah level tinggi dalam 3 tahun terakhir dan franc telah melemah sekitar 7.4% terhadap dollar tahun ini sembari menguat terhadap euro. Meski jika voting cadangan emas disetujuan, SNB memiliki waktu 5 tahun untuk menimbun cadangan emasnya ke level 20% sesuai yang diminta pada referendum.
“Hal tersebut merupakan faktor resiko yang di depan mata dan mendapatkan perhatian dari pasar,” menurut Ian Stannard, kepala strategis mata uang Eropa pada Morgan Stanley di London. “Namun menurutku meskipun referendum disetujui, penerapan sesugguhnya mungkin akan terpaut beberapa tahun, yang mungkin pada saat itu SNB sudah tidak memakai kebijakan ini lagi. Saya tidak memperkirakan adanya dampak dari referendum terhadap kemampuan SNB mempertahankan batas nilai tukar, mereka telah mendapatkan kredibilitas mereka sendiri.” SNB, yang memperkenalkan batas tersebut di tahun 2011 untuk menopang eksportir Swiss seiring meningkatnya permintaan franc sebagai safe haven saat krisis hutang kawasan Eropa, mengatakan belum pernah mengintervensi untuk mempertahankan batas tersebut sejak September 2012.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar