Sabtu, 18 November 2017

forex  Forex

GBPUSD Berpotensi Menguat Lebih Lanjut ke 1.325

Senin, 17 Juli 2017 13:09 WIB
Dibaca 974

Monexnews -Pasangan GBPUSD melemah  pada perdagangan sesi Asia, Senin, setelah investor melakukan ambil untung. Pada sesi terakhir akhir pekan lalu GBPUSD menguat tajam lebih dari 1 % akibat aksi beli sterling yang massif sebagai dampak data inflasi AS yang di bawah ekspektasi dan di sisi Sterling, perkembangan negosiasi Brexit menemukan perkembangan baru.

Saat penulisan, GBPUSD diperdagangkan di 1.3089, turun 0,1% (13 pip).

Di perdagangan Jumat lalu GBPUSD menguat 165 pip atau naik 1,27% didukung sentimen Brexit. Pemerintah Inggris untuk pertama kalinya mengakui adanya kewajiban financial yang harus dibayarkan saat keluar dari Uni Eropa.

Di sisi lain, dolar sedang melemah karena data inflasi Juni yang menunjukkan tidak adanya perubahan harga konsumen dibandingkan bulan sebelumnya. Inflasi Juni di bawah ekspektasi 0,1%, namun di atas bulan Mei yang mengalami deflasi 0,1%. Secara tahunan, inflasi Juni sebesar 1,6%, di bawah estimasi 1,7%, dengan demikian masih di bawah target inflasi tahunan di angka 2%. Angka inflasi yang stagnan ini mengurangi peluang The Fed menaikkan bunga sehingga spread bunga The Fed dan BOE tidak terlampau jauh. 

Terlebih pada pidato Ketua The Fed Janet Yellen saat tstimoni Rabu dan Kamis mengisyaratkan keraguan Yellen akan kenaikan bunga dipercepat di September, dari estimasi pasar di bulan Desember.

Level GBPUSD di Jumat lalu telah menyentuh level tertinggi tahun ini atau sejak September tahun lalu. Menurut analis forex di Brown Brothers Harriman, GBPUSD  berpotensi menguat lebih lanjut hingga menyentuh level 1.3250 di pekan depan..

 (Irdy)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar