Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news Indeks Harga Konsumen AS tumbuh 0.3% di Desember vs. 0.2% di November, estimasi 0.3%

forex Forex

Gubernur BI Melihat Penguatan Rupiah Akan Terbatas

Kamis, 27 Februari 2014 11:55 WIB
Dibaca 676

Monexnews -

Gubernur BI, Agus Martowardojo mengatakan bahwa rupiah kemungkinan akan di perdagangkan di kisaran level saat ini dan penguatannya akan terbatas.

Para pebisnis seharusnya tidak berharap pada pemangkasan suku bunga seiring tren di negara maju  dalam beberapa tahun kedepan adalah biaya pinjaman yang tinggi, kata Martowardojo kemarin di Jakarta. Dia tidak menjelaskan lebih lanjut pernyataannya bahwa mata uang tidak akan menguat terlalu banyak, dan kemudian dia mengatakan bahwa pergerakan rupiah sejalan dengan fundamental ekonomi.

Martowardojo memulai tindakan paling agresif pada siklus suku bunga dalam delapan tahun terakhir dalam sebulan sejak dia menempati posisi Gubernur BI di bulan Mei untuk menopang pergerakan rupiah dan meredam tekanan pada harga. Sementara pengetatan moneter memimpin pelambatan ekspansi dalam empat tahun terakhir, defisit transaksi berjalan Indonesia telah menyempit dan rupiah menjadi mata uang Asia berkinerja terbaik di tahun 2014.

“Negara maju mulai naikan suku bunga mereka karena ekonomi mereka menunjukkan tanda-tanda perbaikan, sedangan negara berkembang terlihat melambatkannya,” kata Martowardojo. “Indonesia seharusnya tidak berharap untuk suku bunga yang rendah karena tren ekonomi global untuk suku bunga yang tinggi.”

Rupiah menguat lebih dari 4 persen pada tahun ini terhadap dollar, menjadikan rupiah sebagai mata uang terkuat di antara 24 mata uang negara berkembang yang di ikuti oleh Bloomberg. Rupiah turun sekitar 0.2% menjadi 11,665 per dollar pada pukul 11.04 wib, harga di kompilasi oleh Bloomberg dari beberapa bank lokal.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar