Jumat, 22 September 2017

forex  Forex

Hanya dalam Setahun, Ruble Tergerus Dua Kali Lipat

Selasa, 27 Januari 2015 17:09 WIB
Dibaca 666

Monexnews - Keputusan agensi rating Standard & Poor's (S&P) untuk memangkas penilaiannya terhadap kualitas kredit Rusia ke level 'junk' langsung memicu pelemahan kurs Ruble. Mata uang Rusia itu terpantau berada di sekitar 68.05 per US Dollar atau nyaris dua kali lipat levelnya pada periode yang sama tahun lalu di 35. 

Seperti diberitakan sebelumnya, agensi kredit S&P akhirnya menurunkan penilaian kreditnya untuk Rusia menjadi 'junk. Atau dengan kata lain, segala aset yang berasal dari negara ini tidak lagi menarik dari kacamata investasi.

Dalam ulasannya, S&P memperkirakan perekonomian Rusia hanya tumbuh sekitar 0,5% per tahun dari 2015 sampai 2018 atau jauh di bawah rasio pertumbuhan rata-rata 2,4% yang tercatat dalam beberapa tahun terakhir. Adapun defisit rata-rata tahunan pemerintahnya diprediksi sebesar 2,5% dari total nilai gross domestic product dalam periode tersebut. Sementara laju inflasi di proyeksikan naik ke atas 10% di 2015.

Keputusan S&P semakin mempersulit akses bagi Rusia untuk meminjam uang ke pasar kredit internasional. Kombinasi antara embargo ekonomi blok barat dan tren penurunan harga minyak dunia turut mempersempit ruang bisnis bagi perusahaan swasta. Banyak perusahaan mulai kehabisan uang kas akibat tren perlambatan ekonomi dan instabilitas mata uang Ruble. Apabila tidak ada solusi dari pemerintah, dalam waktu dekat akan banyak pelaku bisnis yang gulung tikar. Di saat yang sama, depresiasi mata uang Ruble telah memaksa pemerintah Rusia mengambil kebijakan tidak populer berupa penetapan suku bunga tinggi. Performa harga minyak yang buruk telah menjatuhkan nilai mata uang Rusia sampai 40% sepanjang tahun 2014.

Cadangan devisa Bank Sentral Rusia dikabarkan mulai mengering akhir tahun lalu. Tabungan US Dollar Moskow ludes karena dipakai untuk membendung pelemahan kurs Ruble secara terus menerus. Dalam 12 bulan terakhir, Bank of Russia sudah membobol kas lebih dari $110 miliar atau sekitar $1.370 triliun untuk mengawal nilai tukar Ruble. Jumlah itu setara dengan seperempat total devisanya yang tersisa yang sekitar $390 miliar dalam bentuk emas dan aset luar negeri.

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar