Jumat, 28 Juli 2017

forex  Forex

Inflasi Australia Bebani Aussie

Rabu, 24 Juli 2013 8:48 WIB
Dibaca 592

Monexnews - Aussie melemah setelah stabilnya inflasi Australia membuat investor khawatir dengan potensi pelonggaran moneter lebih lanjut dari Reserve Bank of Australia. Inflasi (indeks harga konsumen) kuartalan Australia naik 0,6% untuk Q2 2013; lebih tinggi dari estimasi 0,5% dan publikasi sebelumnya 0,4% di Q1 2013. Inflasi tahunan bahkan melambat dari 2,5% menjadi 2,4%. AUD/USD kini diperdagangkan 0.9250; menjauhi level pembukaan harian 0.9287 

Dengan inflasi yang masih berada di kisaran target RBA 2% hingga 3% maka terbuka kemungkinan pemangkasan suku bunga lebih lanjut. RBA telah memangkas suku bunga 7x sejak akhir tahun 2011 hingga ke level rendah 2,75% seiring meningkatnya ancaman terhadap performa ekonomi Australia. Minggu lalu, RBA telah mengutarakan rendahnya inflasi akan memberikan ruang pemangkasan suku bunga jika kondisi ekonomi memburuk. Pasar keuangan mengantisipasi 60% pemangkasan suku bunga 25 bps pada pertemuan RBA 6 Agustus mendatang. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar