Minggu, 17 Desember 2017

forex  Forex

Inflasi Jerman di Bawah Estimasi, Tekanan Bagi ECB Meningkat

Selasa, 29 April 2014 20:02 WIB
Dibaca 777

Monexnews - Data inflasi Jerman yang dirilis dibawah estimasi kembali memberikan tekanan bagi European Central Bank untuk mengambil langkah guna menghadapi rendahnya inflasi di Zona Euro. Destatis merilis data indeks harga konsumen Jerman pada bulan April sebesar -0,2% dari bulan sebelumnya ketika tumbuh 0,3%. Angka pada bulan April tersebut juga dibawah estimasi sebesar -0,1%. Sementara dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, inflasi tumbuh 1,3% lebih rendah dari estimasi sebesar 1,4%.

Sementara Federal Statistic Office merilis tingkat inflasi Jerman yang menggunakan metode perhitungan Uni Eropa sebesar 0,3% dari bulan Maret ketika tumbuh 0,3%, dan dibawah estimasi sebesar 0,1%. Sementara dari tahun sebelumnya inflasi bulan April naik 1,1% dibawah estimasi sebesar 1,3%.

“Angka inflasi dari Jerman, yang merupakan negara dengan perekonomian di kawasan tersebut, merupakan indikasi awal dari inflasi Zona Euro. Saya sangat yakin inflasi di Zona Euro akan naik, namun jika tidak, Draghi kemungkinan akan bertindak” kata Jens Krame, ekonom di NordLB Hanover.

Presiden ECB, Mario Draghi, memberikan sinyal ia akan menggunakan langkan un-konvensional mulai dari tingkat suku bunga negatif hingga program pembelian aset untuk menghadapi risiko deflasi di blok 18 negara tersebut.

Tingkat inflasi di Zona Euro akan dirilis Rabu besok, dan diperkirakan akan naik menjadi 0,8%, dari bulan sebelumnya yang tumbuh 0,5%, dan merupakan tingkat inflasi terendah dalam lebih dari empat tahun terakhir, serta jauh dari target ECB sebesar 2,0%. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar