Jumat, 15 Desember 2017

forex  Forex

Investor Abaikan Data Belanja Konsumen AS, Dollar Kurangi Penguatannya

Senin, 29 September 2014 22:03 WIB
Dibaca 958

Monexnews - 

Dollar di perdagangkan lebih rendah terhadap para rivalnya pada hari Senin, seiring investor mengambil sikap hati-hati terhadap mata uang menjelang data kunci payroll yang akan di rilis pada akhir pekan ini.

Dollar AS melemah terhadap yen, euro, pound dan Swiss franc meskipun data menunjukkan belanja konsumen AS rebound di bulan Agustus, hasilnya sedikit di atas perkiraan analis.

Konsumen AS belanja 0.5% lebih tinggi di bulan Agustus, dan data untuk bulan Juli di revisi naik untuk menunjukkan tidak ada perubahan, setelah laporan bulan lalu awalnya menunjukkan penurunan sebesar 0.1%. Kenaikan dalam belanja juga menunjukkan bahwa konsumen menjadi menabung lebih sedikit, sebuah tanda bahwa mereka lebih yakin pada ekonomi, kata Naemm Aslam, kepala analis pasar di AvaTradem dalam catatan yang dia buat.

Laporan datang menjelang data yang paling di antisipasi pada pekan ini, yaitu data kerja AS untuk bulan September, yang akan di rilis pada hari Jumat. Sebagian besar ekonom perkirakan payroll akan bangkit kembali dengan kenaikan bersih lebih dari 200,000 pekerja.

Dollar di perdagangkan di kisaran 109.35 yen, setelah sebelumnya mencapai level 109.74, level tertinggi sejak Agustus 2008. Greenback di perdagangakn di kisaran 109.30 per yen pada akhir hari Jumat.

Euro di perdagangkan di kisaran $1.2685 pada hari Senin, naik dari level terendah 22 bulan di $1.2667 yang di capai pada hari Jumat. Mata uang tunggal di beli di $1.2684 pada akhir perdagangan hari Jumat.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar