Senin, 27 Maret 2017

forex  Forex

Isu Stimulus ECB Masih Menekan Euro

Senin, 12 Januari 2015 15:13 WIB
Dibaca 1275

Monexnews - Yen menguat menuju level tertinggi sejak bulan Desember terhadap dollar seiring kecemasan bahwa pasar tenaga kerja AS masih terlalu lemah bagi Federal Reserve untuk mulai menaikkan suku bunga. Dollar terkoreksi dari level tinggi bertahun-tahun terhadap aussie dan euro seiring trader mempertimbangkan data tenaga kerja AS yang menunjukkan penurunan tingkat upah di bulan Desember. Euro menyentuh level rendah 9 tahun terhadap greenback pekan lau dan hari ini anjlok ke level paling rendah sejak Oktober terhadap yen seiring petinggi European Central Bank sedang bertemu untuk mendiskusikan mengenai pembelian obligasi pemerintah. Presiden ECB Mario Draghi kemungkinan akan merilis kebijakan seperti quantitative easing pada pertemuan kebijakan tanggal 22 Januari nanti, menurut Axel Webber, kepala UBS AG.

"Pasar sendiri memposisikan dirinya long dollar menjelang payrolls," menurut Michael Turner, strategis hutang dan mata uang pada Royal Bank of Canada di Sydney. ‘‘Meski pasar telah sedikit pulih, mungkin terlalu awal untuk berfikir bahwa resiko dari minyak dan geopolitik telah jauh mereda, yang mana mungkin yen akan terus tertopang dalam waktu dekat.’’

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar