Sabtu, 21 Oktober 2017

forex  Forex

Kampanye Verbal ECB Menempatkan Euro Di Bawah Tekanan

Senin, 14 April 2014 8:36 WIB
Dibaca 658

Monexnews - Euro berada di bawah tekanan pada awal perdagangan hari Senin setelah European Central Bank kembali mengeluarkan peringatan pada investor yang bullish, mengatakan ECB terpaksa akan kembali melonggarkan kebijakan lebih lanjut jika mata uang terus menguat. Dalam sinyal yang paling jelas atas ketidaksukaannya mengenai arah penguatan mata uang, Presiden ECB Mario Draghi pada hari Sabtu mengatakan bahwa “penguatan lebih lanjut pada nilai tukar mata uang akan memerlukan stimulus tambahan. Anggota dewan kebijakan ECB Christian Noyer pada hari Senin mengatakan “Penguatan euro memerlukan kebijakan yang lebih akomodatif."

Turut menekan euro adalah Ukraina memberikan batas waktu pada hari Senin pagi bagi separatis pro Rusia untuk bubar atau akan menghadapi “program anti terror skala penuh” dari pasukan bersenjata, meningkatkan resiko konfrontasi militer dengan Moskow.

"Draghi dan situasi di Ukraina akan terus menekan euro," ucap Greg Gibbs, strategis pada RBS di Singapura. "Namun reaksi cukup sepi mengingat komentar Draghi pada akhir pekan." Gibbs mengatakan sementara pasar berpikir bahwa tambahan stimulus dari ECB tak dapat dihindari lagi, faktor lain seperti solidnya tingkat permintaan obligasi zona euro menopang euro saat ini.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar